PHC Nusantara 2026

PHC Nusantara merupakan program kolaborasi antara Prancis dan Indonesia yang berfokus pada penguatan riset dan inovasi di berbagai institusi akademik maupun penelitian. Inisiatif ini dirancang untuk mempererat kerja sama ilmiah, mendorong pertukaran pengetahuan, serta memberikan dukungan bagi peneliti muda dan mahasiswa doktoral dari kedua negara.

Bidang Riset

  • Terbuka untuk semua bidang ilmu, kecuali yang terkait pertahanan atau militer.
  • Fokus utama diberikan pada: ekonomi biru, ekonomi hijau, ekonomi digital, kesehatan dan kedokteran, inovasi, serta penguatan kemandirian produksi obat dan alat kesehatan.

Kualifikasi Pelamar (Indonesia)

  • Dosen tetap di bawah naungan Kemendikbudristek/MoHEST.
  • Memiliki gelar doktor (S3) dan pengalaman minimal 2 tahun pasca-doktoral.
  • Skor SINTA minimal 300 untuk bidang STEM atau 100 untuk bidang Soshum.
  • Tidak sedang menduduki jabatan struktural di perguruan tinggi.
  • Menguasai bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
  • Wajib melibatkan peneliti muda atau mahasiswa doktoral dalam tim riset.

Kualifikasi Pelamar (Prancis)

  • Peneliti dari laboratorium yang berafiliasi dengan perguruan tinggi atau lembaga riset.
  • Perusahaan dapat berpartisipasi bila bekerja sama dengan institusi akademik.

Pendanaan

  • Dari Indonesia: Hibah penelitian hingga Rp150 juta per proyek, melalui skema BOPTN.
  • Dari Prancis: Dukungan mobilitas berupa biaya perjalanan dan uang harian (per diem).
    • Per diem: €110 per hari.
    • Tiket pulang-pergi: hingga €1.700.

Durasi Proyek

  • Di Prancis: 2 tahun, dengan pendanaan tahunan yang disesuaikan hasil evaluasi.
  • Di Indonesia: hingga 3 tahun, mengikuti evaluasi tahunan.

Output yang Diharapkan

  • Publikasi internasional pada jurnal Q1 hingga Q3.
  • Laporan kemajuan pada bulan September–Oktober, serta laporan akhir di bulan Desember.
  • Keterlibatan aktif peneliti muda atau mahasiswa doktoral.

Lampiran :